sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SpaceX Ungkap Detail IPO Senilai USD1,8 Triliun, Ada Saham Khusus untuk Ordal

Market news editor Febrina Ratna Iskana
02/06/2026 02:00 WIB
SpaceX akan mencadangkan hingga 5 persen saham dalam IPO mendatang untuk karyawan tertentu dan teman serta keluarga dari para pejabat eksekutifnya.
SpaceX Ungkap Detail IPO Senilai USD1,8 Triliun, Ada Saham Khusus untuk Ordal. (Foto: iNews Media Group)
SpaceX Ungkap Detail IPO Senilai USD1,8 Triliun, Ada Saham Khusus untuk Ordal. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - SpaceX akan mencadangkan hingga 5 persen saham dalam penawaran umum perdana (IPO) mendatang untuk karyawan tertentu dan teman serta keluarga dari para pejabat eksekutifnya, Hal itu diungkapkan perusahaan dalam pengajuan yang telah diubah baru-baru ini.

Jumlah saham Kelas A yang disisihkan perusahaan untuk program saham terarahnya baru saja ditentukan dalam prospektus yang diperbarui yang diajukan pada Senin (1/6/2026).

Space Exploration Technologies Corp. telah mengungkapkan bulan lalu bahwa peserta dalam daftar yang disebut teman dan keluarga tidak akan dikenakan pembatasan penguncian (lock-up).

Meskipun program saham terarah umum dalam IPO, peserta biasanya diharuskan untuk mematuhi penguncian yang membatasi penjualan saham langsung.

SpaceX mencatat dalam pengajuan tersebut bahwa lebih dari 60 persen saham yang beredar sebelum IPO. termasuk yang dipegang oleh CEO Elon Musk, akan berada di bawah periode penguncian yang diperpanjang.

SpaceX saat ini menargetkan valuasi setidaknya USD1,8 triliun dalam IPO, menurut beberapa laporan media. Bloomberg sebelumnya melaporkan pada April bahwa perusahaan tersebut menargetkan valuasi di atas USD2 triliun.

Angkatan Luar Angkasa AS mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah memberikan SpaceX kesepakatan senilai USD4,16 miliar untuk program yang dirancang untuk mendeteksi dan melacak target udara dari luar angkasa.

Indikator Target Bergerak Tingkat Lanjut Berbasis Luar Angkasa (Space-Based Advanced Moving Target Indicator) dirancang sebagai sistem-sistem yang saling terhubung, menggabungkan sensor berbasis luar angkasa, tautan komunikasi yang aman, dan pemrosesan di darat untuk mendorong kerja sama yang lebih erat di seluruh basis industri luar angkasa pemerintah.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement