IDXChannel - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Indonesian Mining Association (IMA), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI - ICMA), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengungkapkan harapannya pada mekanisme Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA bagi perekonomian nasional.
Dalam mekanisme yang baru, ekspor SDA hanya melalui satu pintu, yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Terkait peran DSI, Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, mengatakan harapan para pengusaha agar operasional perusahaan tersebut dijalankan secara transparan dan akuntabel tanpa menimbulkan biaya tambahan bagi dunia usaha.
Selain itu, para pengusaha menilai peran DSI sebagai fasilitator dan penguat data ekspor nasional perlu ditegaskan secara jelas.
"Peran DSI sebagai fasilitator dan penguat data ekspor nasional perlu ditegaskan secara jelas untuk membangun kepercayaan dunia usaha dan pasar internasional," kata Shinta dalam pernyataan bersama, Senin (1/6/2026).
Di sisi lain, asosiasi menilai penanganan praktik under-invoicing dan transfer pricing harus dilakukan secara sistemik melalui pemanfaatan teknologi informasi modern. Mereka mengusulkan pembangunan platform ekspor terintegrasi berbasis closed-loop system yang mencakup seluruh rantai industri dari hulu hingga hilir, terhubung dengan seluruh instansi terkait, serta mampu menjamin transparansi dan kerahasiaan data pelaku usaha.