Saham yang direkomendasikan antara lain LPPF, RALS, MAPI, MAPA, dan ERAA.
Selain ritel, sektor perbankan juga dinilai menarik karena potensi peningkatan konsumsi masyarakat yang mendorong perputaran dana.
Beberapa saham yang disebut telah mencatat akumulasi, yakni BBTN, NISP, BBNI, dan BMRI.
Berbeda dengan pendekatan William, pengamat pasar modal Michael Yeoh justru melihat peluang dari sisi komoditas. Ia menilai gejolak global dan potensi gangguan pasokan dapat menciptakan momentum harga, terutama untuk timah, nikel, dan emas.
“Kita bisa perhatikan beberapa supply shortage yang akan terjadi di Indonesia. Dari tambang timah ilegal yang disita, serta produksi nikel yang akan dipangkas oleh pemerintah,” ujar Michael.
Sejumlah saham komoditas yang dicermatinya antara lain INCO, MBMA, EMAS, ANTM, dan NCKL. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.