Dengan konsep TOD, Summarecon akan membangun konsep hunian yang terhubung dengan berbagai moda transportasi umum. Selain KRL, nantinya juga terhubung dengan LRT Jabodebek, feeder, hingga skybridge.
Stasiun baru ini dibangun di atas lahan seluas 7.038 meter persegi dengan luas bangunan 6.733 meter persegi. Bangunan ini akan memiliki tiga lantai dilengkapi dengan koridor dan skybridge untuk pejalan kaki. Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Rp78 miliar
Menteri IPK, AHY mengapresiasi inisiatif Summarecon dalam mengembangkan TOD di Stasiun Bekasi. Dia menegaskna bahwa pengembangan kawasan berbasis transit menjadi pendekatan baru dalam membangun kota yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
AHY menilai, ke depan, 73 persen penduduk Indonesia diproyeksikan tinggal di kawasan perkotaan. Karena itu, pengembangan kota harus diarahkan pada konsep yang mampu mengintegrasikan hunian, aktivitas ekonomi, dan transportasi massal.
"Dengan demikian, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi," katanya.
(Rahmat Fiansyah)