Untuk 2026, Surya Pertiwi memproyeksikan bahwa kondisi perekonomian menantang di tengah suku bunga yang relatif tinggi serta kurs rupiah terhadap dolar AS yang volatil.
Oleh karena itu, manajemen akan fokus untuk menjaga efisiensi operasional, pengelolaan stok barang yang prudent, sekaligus memperkuat arus kas (cashflow) untuk menjaga stabilitas usaha.
(Rahmat Fiansyah)