IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) pada Jumat (17/7/2026).
Kedua saham tersebut dibuka kembali di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi I Periodic Call Auction.
Namun, COAL dan FLMC diperdagangkan menggunakan mekanisme full call auction (FCA) dan ditempatkan pada papan pemantauan khusus.
Hal ini menyusul status suspensi yang telah berlangsung lebih dari satu hari bursa berturut-turut.
Di mana saham COAL disuspensi sejak 30 Juni 2026 atas Sanksi Penyampaian Laporan Keuangan Auditan Tahunan per 31 Desember 2025 untuk Perusahaan Tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan.
Sebelumnya, saham COAL mendapatkan notasi SYX, yang artinya laporan keuangan terakhir menunjukkan perseroan tidak memiliki pendapatan usaha, belum menggelar RUPSLB, dan berada di papan pemantauan khusus.
"Telah dipenuhinya seluruh kewajiban PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) yang menjadi penyebab dilakukannya Suspensi Efek COAL," tulis pengumuman Bursa, Jumat (17/7/2026).
Sementara itu, saham FLMC dihentikan sementara hampir dua pekan sejak 3 Juli imbas terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan.
Saham FLMC terakhir diperdagangkan di harga Rp52 pada Kamis (2/7/2026) dengan mencatatkan koreksi 40,23 persen dalam sepekan, dan turun 65,56 persen dalam tiga bulan.
Adapun saham COAL terakhir diperdagangkan di harga Rp22 pada Senin (29/7/2026) dengan mengakumulasi penurunan 35,48 persen dalam sebulan.
(DESI ANGRIANI)