sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Deteksi Saham HSC, BEI Skrining 171 Emiten Jumbo

Market news editor Rohman Wibowo
14/07/2026 20:55 WIB
Untuk saham-saham dengan price impact ratio yang tinggi, akan dilakukan screening terhadap potensi adanya high shareholding concentration.
Deteksi Saham HSC, BEI Skrining 171 Emiten Jumbo. Foto: iNews Media Group.
Deteksi Saham HSC, BEI Skrining 171 Emiten Jumbo. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyaring 171 emiten berkapitalisasi pasar (market cap) di atas Rp10 triliun. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi potensi adanya indikasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) pada emiten kelas kakap tersebut.

Otoritas bursa memanfaatkan instrumen pengawasan berbasis risiko untuk memastikan perdagangan efek berjalan secara wajar dan teratur. Upaya ini diambil demi memitigasi potensi pergerakan harga saham yang tidak wajar akibat penguasaan saham oleh segelintir pihak dalam satu emiten sekaligus memastikan transparansi pasar saham nasional.

"Seluruh saham yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun, itu ada 171 saham, dan atas 171 saham tersebut tentu kami cek price impact ratio-nya, apakah tinggi atau rendah," ujar Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, saat konferensi pers di gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Untuk saham-saham dengan price impact ratio yang tinggi, akan dilakukan screening terhadap potensi adanya high shareholding concentration.

Jeffrey menjelaskan soal pemeriksaan terhadap indikator price impact ratio ini krusial untuk mengukur sensitivitas pergerakan harga saham terhadap volume transaksinya. Di luar penyaringan berbasis kapitalisasi jumbo ini, pihak bursa juga mengintegrasikan sistem deteksi melalui berbagai faktor pemicu dari fungsi pengawasan harian yang berlaku secara menyeluruh bagi emiten di lintas sektor.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement