Meski demikian, OJK memandang perubahan komposisi indeks MSCI menjadi pengingat penting untuk terus memperkuat kualitas dan kedalaman pasar modal domestik.
Friderica menyebut OJK bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong penguatan integritas pasar, peningkatan free float dan likuiditas saham, perluasan basis investor, serta penguatan tata kelola emiten agar daya saing pasar modal Indonesia semakin kuat dan berkelanjutan.
Dia juga memastikan fundamental sektor jasa keuangan Indonesia tetap resilien dan stabil di tengah volatilitas pasar global.
"Volatilitas jangka pendek maupun perubahan indeks global tidak mengubah komitmen kami untuk terus membangun pasar yang sehat, transparan, dan credible bagi investor domestik maupun global," katanya.
Ke depan, OJK juga akan memperkuat koordinasi dengan Bursa Efek Indonesia, self-regulatory organization (SRO), dan seluruh pelaku pasar untuk memastikan pasar modal Indonesia semakin menarik, likuid, dan investable dalam jangka panjang.
(NIA DEVIYANA)