AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Tertekan Kenaikan Suku Bunga AS, Rupiah Turun Tipis 1 Persen

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 14 Januari 2022 15:33 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah melemah tipis 1 persen ke level Rp14.296 dibanding sebelumnya pada level Rp14.317.
Tertekan Kenaikan Suku Bunga AS, Rupiah Turun Tipis 1 Persen. (Foto: MNC Media)
Tertekan Kenaikan Suku Bunga AS, Rupiah Turun Tipis 1 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah tipis 1 persen ke level Rp14.296 dibanding sebelumnya pada level Rp14.317. Salah satu sentimen negatifnya ditengarai akibat kebijakan kenaikan suku bunga yang dilakukan Bank Sentral AS.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar menuju penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun pada hari Jumat karena investor memangkas posisi beli dan menganggap.

"Untuk saat ini, bahwa beberapa kenaikan suku bunga AS tahun ini sepenuhnya diperhitungkan," ujar Ibrahim dalam risetnya, Jumat (14/1/2022).

Sedangkan, Lael Brainard pada hari Kamis menjadi pejabat Fed terbaru dan paling senior yang memberi sinyal bahwa Fed bersiap-siap untuk mulai menaikkan suku bunga pada Maret 2022 pada sidang Komite Perbankan Senat AS untuk nominasi wakil ketuanya. Presiden Fed New York John Williams juga akan berbicara di kemudian hari.

Dalam seminggu dimana data menunjukkan inflasi AS pada titik terpanas sejak awal 1980-an, penjualan telah memaksa greenback melalui dukungan utama terhadap euro dan yen khususnya, dan para pedagang tampaknya puas untuk meringankan taruhan mereka sampai tren yang lebih jelas muncul.

Dari sentimen domestik, Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia (BI) memperkirakan kegiatan usaha akan meningkat pada triwulan I 2022, yang tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 9,39 persen, meningkat dari 7,1 persen dari triwulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut bersumber dari beberapa sektor utama yang mencatat kinerja positif, terutama sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan.Hal tersebut sejalan dengan periode panen raya tanaman bahan makanan, serta sektor industri pengolahan seiring dengan perkiraan meningkatnya permintaan.

Sementara itu SKDU mengindikasikan kegiatan dunia usaha pada triwulan IV 2021 tumbuh positif, hal ini tercermin dari nilai SBT sebesar 7,1 persen, sedikit lebih rendah dari SBT sebesar 7,58 persen pada triwulan III 2021, namun meningkat dibandingkan dengan SBT sebesar minus 3,9 persen pada triwulan IV 2020.

Selain itu, peningkatan kinerja usaha terindikasi pada sektor industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran dan pengangkutan, serta komunikasi, yang didorong oleh meningkatnya permintaan seiring pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas di berbagai daerah, serta perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.

Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai triwulan IV 2021 tercatat sebesar 72,6 persen, sedikit lebih rendah dari 73,3 persen pada triwulan sebelumnya, namun lebih tinggi dibandingkan dengan 71,96 persen pada triwulan IV 2020.

Penggunaan tenaga kerja diindikasikan membaik meski masih dalam fase kontraksi. Sementara itu kondisi keuangan dunia usaha terindikasi membaik dibandingkan dengan kondisi pada periode sebelumnya, baik dari aspek likuiditas maupun rentabilitas, didukung oleh akses pembiayaan yang lebih mudah.

Dalam perdagangan sore ini, rupiah ditutup melemah, sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.270-Rp14.330. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD