AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

TFAS dan SAFE Dipantau BEI Imbas Unusual Market Activity

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Kamis, 21 Januari 2021 10:45 WIB
(BEI) mengungkapkan pihaknya sedang memantau pergerakan saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) karena dinilai di luar kebiasaan.
TFAS dan SAFE Dipantau BEI Imbas Unusual Market Activity. (Foto : MNC Media)
TFAS dan SAFE Dipantau BEI Imbas Unusual Market Activity. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan pihaknya sedang memantau pergerakan saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) karena dinilai di luar kebiasaan.

Menurut pengumuman BEI, Rabu (20/1/2021), saham TFAS dan SAFE mengalami peningkatan harga di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham TFAS dan SAFE, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” kata Lidia M Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulisnya di Jakarta.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah pada 14 Januari 2021 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait laporan penggunaan dana hasil penawaran umum TFAS dan di 18 November 2020 terkait penyampaian laporan keuangan interim yang tidak diaudit untuk SAFE.

"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi," pungkasnya. 

BEI pun meminta dan mengimbau para investor untuk memerhatikan jawaban TFAS dan SAFE atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan pemegang saham. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD