Tidak Patuh Jalankan Aturan Right Issue, GEMS Terancam Delisting

Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 26 November 2020 10:15 WIB
Imbas dari tidak dijalankannya aturan Right Issue, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengancam akan mencoret PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dari papan bursa.
Tidak Patuh Jalankan Aturan Right Issue, GEMS Terancam Delisting. (Foto: Ist)

IDXChannel - Imbas dari tidak dijalankannya aturan Right Issue, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengancam akan mencoret PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dari papan bursa.

Dilansir iNews, Kamis (26/11/2020), perusahaan batu bara milik Grup Sinar Mas tersebut dinilai tak menjalankan aturan soal right issue. Emiten dengan kode GEMS tersebut disuspensi otoritas bursa dalam 24 bulan terakhir. Dengan begitu, pemegang saham hanya bisa melakukan transaksi jual beli di pasar negosiasi dalam dua tahun ini.

Pelaksana Harian Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Irawati Widyaningtyas mengatakan, BEI pada 12 Agustus silam telah memperpanjang waktu kepada GEMS memenuhi aturan.

Sesuai keputusan RUPSLB, GEMS akan melakukan right issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Kendati demikian, rencana aksi korporasi perusahaan tambang belum diwujudkan.

"Dalam hal perseroan belum menyampaikan pernyataan pendaftaran Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan Desember 2020, maka Bursa akan mempertimbangkan melakukan delisting atas efek Perseroan yang tercatat di Bursa," katanya, Kamis (26/11/2020).

Sekadar diketahui, Per 30 Oktober 2020, saham GEMS dikuasai Sinarmas lewat Golden Energy and Resource Limited (GEAR) dengan porsi 66,99 persen. Lalu ada GMR Coal Resources Pte Ltd 30 persen dan porsi kepemilikan masyarakat 3,01 persen.

GEAR merupakan anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSS), induk usaha Sinar Mas di bidang energi. Adapun GMR Coal Resource dimiliki investor asal India. (*)

Baca Juga