Segmen produk konsumer tetap menjadi kontributor utama pendapatan dengan sumbangan 95,90 persen atau Rp12,53 triliun. Dalam bisnis ini, perseroan menjadi distributor atas sejumlah merek susu bayi hingga makanan dan minuman seperti SGM, S26, Nutrilon Royal, Dua Belibis, hingga Heineken.
Pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026), saham TGKA berada di level Rp4.770. Harga tersebut mencerminkan dividend yield sebesar 5,97 persen untuk dividen final dan 6,60 persen untuk total dividen.
Perseroan belum menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen. Sesuai hasil RUPS, Direksi perseroan ditunjuk untuk menentukan waktu dan tata cara tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku di bidang pasar modal.
(Rahmat Fiansyah)