Meski demikian, Liza memperkirakan probabilitas IHSG mencatatkan kenaikan pada Agustus tahun ini berada di kisaran 60-65 persen, lebih rendah dibandingkan tingkat keberhasilan historis yang mencapai 100 persen.
Penurunan probabilitas itu terutama dipengaruhi oleh ketidakpastian mengenai suksesi Gubernur BI serta potensi gejolak dari data ekonomi AS.
Menurut Liza, faktor penentu utama pergerakan pasar bukan lagi kondisi fundamental ekonomi domestik, melainkan siapa yang akan ditunjuk sebagai Gubernur BI.
Saat ini, Destry Damayanti, Muliaman D. Hadad, Aida S. Budiman, dan Thomas Djiwandono menjadi nama-nama yang beredar sebagai kandidat.
Selain penunjukan Gubernur BI, investor juga akan mencermati penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027 yang diperkirakan berlangsung sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).