Reli tersebut memangkas sekitar sepertiga pelemahan indeks sejak awal tahun sekaligus mengangkat IHSG kembali ke atas rata-rata pergerakan (moving average/MA) 10 hari dan 20 hari.
Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 53,6, yang menunjukkan ruang penguatan masih terbuka.
Secara historis, Agustus juga menjadi bulan yang bersahabat bagi pasar saham Indonesia.
Sejak 2020 hingga 2025, IHSG selalu ditutup menguat pada bulan tersebut dengan rata-rata kenaikan 2,83 persen.
Pada Agustus tahun lalu, IHSG bahkan naik 4,63 persen dan menjadi awal dari rangkaian rekor tertinggi indeks.