Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dinilai berpotensi memperoleh sentimen positif sebagai salah satu aset terbesar dalam portofolio Danantara.
Saham ini diperkirakan diuntungkan apabila kerangka koordinasi KSSK-Danantara mampu mendorong dukungan pemerintah yang lebih nyata terhadap emiten-emiten berkapitalisasi besar (blue chip).
Sebaliknya, jika pemerintah menunjuk figur yang dipersepsikan lebih politis atau data NFP jauh lebih kuat dari perkiraan sehingga memperkecil peluang penurunan suku bunga The Fed, IHSG berisiko turun ke area 5.900-6.050.
Namun apabila penunjukan Gubernur BI diterima positif oleh pasar dan data tenaga kerja Negeri Paman Sam melemah, indeks berpotensi melaju ke kisaran 6.450-6.950 sebagai langkah awal menuju target akhir tahun di level 7.000.
"Penunjukan Thomas Djiwandono atau data NFP yang lebih kuat dari perkiraan merupakan dua peristiwa yang paling mungkin mematahkan pola musiman Agustus ini. Keduanya patut dicermati, tetapi belum menjadi base case kami," tulis Liza. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.