IDXChannel – Transaksi jumbo terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di pasar negosiasi pada perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2026).
Nilai transaksi mencapai sekitar Rp8,80 triliun dengan volume mencapai 9,14 miliar saham.
Berdasarkan data perdagangan, mayoritas transaksi dilakukan pada harga Rp962 per saham. Sebanyak 9.143.693.062 saham berpindah tangan pada harga tersebut dengan nilai mencapai Rp8,79 triliun.
Yang menarik, harga transaksi itu berada jauh di bawah harga pasar. Pada saat yang sama, saham TPIA tercatat ditransaksikan di kisaran Rp962-Rp1.610 per unit di pasar negosiasi.
Sementara harga di pasar reguler mencapai Rp1.560 per unit, naik 13,45 persen per 11.30 WIB dan sempat menyentuh Rp1.710 atau mendekati batas auto rejection atas (ARA) 25 persen seiring kabar transaksi negosiasi tersebut mencuat.
Dengan demikian, transaksi utama dilakukan dengan diskon sekitar 38 persen dibandingkan harga Rp1.560 per saham.
Selisih harga yang signifikan tersebut memunculkan spekulasi bahwa transaksi itu merupakan perpindahan kepemilikan dalam jumlah besar antara investor strategis atau pemegang saham tertentu.
Secara total, transaksi di pasar negosiasi tercatat sebanyak 14 kali dengan volume mencapai 9,14 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp8,80 triliun. Volume tersebut setara dengan sekitar 10,6 persen dari total saham beredar perseroan.
Hingga saat ini belum terdapat penjelasan resmi mengenai identitas pembeli dan penjual maupun tujuan transaksi tersebut.
Pelaku pasar kini menantikan keterbukaan informasi dari perseroan atau pihak terkait untuk mengetahui apakah transaksi jumbo tersebut terkait perubahan kepemilikan, restrukturisasi investasi, atau aksi korporasi lainnya.
Saham TPIA, bersama dengan Grup Barito milik Prajogo Pangestu lainnya, turun tajam sepanjang 2026, terutama terdampak efek evaluasi MSCI. (Aldo Fernando)