Untuk 2026, AADI menargetkan volume produksi sekitar 70 juta ton atau naik sekitar 1,9 persen YoY, meski masih menunggu persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
BRI Danareksa Sekuritas juga memperkirakan laba perusahaan pada periode 2026-2027 berpotensi meningkat sekitar 44 hingga 84 persen, seiring asumsi harga batu bara yang lebih tinggi.
ADRO dan ADMR
Riset Sucor Sekuritas yang terbit pada 16 Maret 2026 menilai kinerja ADRO tetap solid dan melampaui ekspektasi pasar, didukung penjualan serta harga jual batu bara yang lebih baik pada akhir tahun.
Sucor Sekuritas mencatat laba bersih perusahaan pada kuartal IV-2025 mencapai USD146 juta, naik 15,6 persen secara kuartalan namun turun 26 persen secara tahunan.
Dengan capaian tersebut, laba bersih sepanjang 2025 tercatat USD448 juta atau turun 68 persen dibanding tahun sebelumnya, tetapi tetap berada di atas estimasi analis dan sejalan dengan konsensus pasar.