Kinerja tersebut ditopang pendapatan kuartal IV-2025 sebesar USD526 juta atau naik 7,2 persen dibanding kuartal sebelumnya, terutama karena harga jual rata-rata (ASP) dan volume penjualan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Meski demikian, margin kotor turun menjadi 34 persen dari 42 persen pada tahun sebelumnya akibat melemahnya harga batu bara termal, sementara margin EBIT menyusut menjadi 27,6 persen dari 34,2 persen.
Dari sisi operasional, penjualan batu bara pada kuartal IV-2025 mencapai 1,9 juta ton atau naik 21 persen secara kuartalan.
Secara tahunan, volume penjualan 2025 mencapai 6,3 juta ton atau meningkat 13 persen dibanding tahun sebelumnya dan melampaui estimasi analis sebesar 5,8 juta ton.
Harga jual rata-rata (ASP) tercatat USD158,8 per ton pada kuartal IV-2025 dan rata-rata USD153,9 per ton sepanjang tahun, lebih rendah dibanding USD205 per ton pada 2024.