Menurut pejabat tersebut, Trump maupun anggota keluarganya tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan, memengaruhi, atau memberikan masukan terkait bagaimana portofolio tersebut diinvestasikan.
Seperti banyak individu kaya lainnya, Trump secara rutin membeli obligasi sebagai bagian dari strategi investasinya. Sebelumnya, dia membeli obligasi USD82 juta pada periode akhir Agustus hingga awal Oktober 2025.
(NIA DEVIYANA)