sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Turun Rp2 Triliun, Dana Kelola Reksa Dana Jadi Rp551 Triliun

Market news editor Fahmi Abidin
18/11/2019 16:15 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) catat ada penurunan dana kelolaan asset under management (AUM) produk reksa dana.
Turun Rp2 Triliun, Dana Kelola Reksa Dana Jadi Rp551 Triliun. (Foto: IDX Channel/Aldi)
Turun Rp2 Triliun, Dana Kelola Reksa Dana Jadi Rp551 Triliun. (Foto: IDX Channel/Aldi)

Ketua Presidium Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi (APRDI) Prihatmo Hari Muljanto mengatakan, minat investasi mikro di kalangan masyarakat terus mengalami kenaikan. Salah satu instrumen yang paling banyak diminati adalah reksa dana.

Alasan mengapa produk reksa dana paling banyak diminati adalah karena modal yang dibutuhkan cukup terjangkau. Di sisi lain risiko yang dihasilkan dari investasi ini juga rendah meskipun memang keuntungannya juga tidak terlalu besar.

“Minat masyarakat untuk berinvestasi terus bertumbuh. Faktanya investasi reksa dana menjadi salah satu yang diminati oleh masyarakat,” imbuhnya seperti dikutip iNews, pada Senin (18/11).

Selain itu lanjut Hari, alasan semakin tingginya minat masyarakat untuk investasi reksa dana juga karena aksesnya yang mudah. Apalagi saat ini untuk investasi reksa dana sudah bisa menggunakan platform aplikasi digital.

"Kami menawarkan sederet kemudahan untuk masyarakat dalam berinvestasi lewat Tokopedia. Selain bisa dilakukan hanya lewat telefon genggam kapan pun dan di mana pun berinvestasi juga bisa dilakukan dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp10.000 lewat Tokopedia Reksa Dana," jelasnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement