Sementara itu, AUTO menyepakati dividen tunai senilai Rp1,1 triliun untuk tahun buku 2025. Total dividen tersebut sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan pada Oktober 2025 sebesar Rp284,4 miliar atau setara Rp59 per saham.
Dengan demikian, dividen final yang akan dicairkan AUTO mencapai Rp819,3 miliar atau sebesar Rp170 per saham.
Besaran dividen final yang dibagikan AUTO setara 37,24 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp2,2 triliun.
Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp11,69 triliun dengan total ekuitas Rp16,96 triliun.
Dividen ini akan mengalir ke rekening pemegang saham UNTR maupun AUTO yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 28 dan 29 April 2026.
(DESI ANGRIANI)