sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

UNTR Tekan Kinerja Grup, Dividen Astra (ASII) Masih Jadi Daya Tarik

Market news editor Desi Angriani
01/03/2026 11:33 WIB
Stabilitas laba ASII tetap terjaga meski UNTR mengalami tekanan cukup dalam sepanjang 2025.
UNTR Tekan Kinerja Grup, Dividen Astra (ASII) Masih Jadi Daya Tarik (Foto: dok Astra)
UNTR Tekan Kinerja Grup, Dividen Astra (ASII) Masih Jadi Daya Tarik (Foto: dok Astra)

Di sisi lain, UNTR membukukan penurunan laba bersih 15 persen menjadi Rp3,3 triliun pada kuartal IV-2025. Secara tahunan, laba bersih UNTR turun 24 persen YoY menjadi Rp14,8 triliun, di bawah ekspektasi pasar.

Penurunan tersebut turut dipengaruhi kerugian penurunan nilai investasi pada PT Supreme Energy Rantau Dedap sebesar Rp866,1 miliar. Tanpa memperhitungkan kerugian tersebut, laba UNTR tetap terkoreksi 20 persen YoY, relatif sesuai ekspektasi.

Berdasarkan lini bisnis, segmen emas dan mineral lainnya menjadi penopang utama UNTR dengan pertumbuhan laba bersih 104 persen QoQ dan 79 persen YoY. Sebaliknya, segmen alat berat, kontraktor pertambangan, dan pertambangan batu bara mengalami pelemahan secara tahunan.

Di luar tiga segmen inti, kinerja Astra cukup impresif. Segmen properti mencatat pertumbuhan laba tertinggi hingga 224 persen YoY, ditopang kontribusi aset pergudangan industri yang baru diakuisisi serta pembukuan negative goodwill dari akuisisi PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP). 

Segmen agribisnis terdorong kenaikan harga jual CPO 11 persen YoY, sementara segmen infrastruktur dan logistik diuntungkan kenaikan pendapatan tol harian 8 persen YoY.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement