AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Utang Indo Pureco Pratama (IPPE) Melesat 105,13 Persen, Ini Alasannya

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 04 Agustus 2022 12:53 WIB
Perusahaan industri minyak kelapa, PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) melaporkan kenaikan utang usaha menjadi Rp375,36 juta, naik 105,13%.
Utang Indo Pureco Pratama (IPPE) Melesat 105,13 Persen, Ini Alasannya. (Foto: MNC Media)
Utang Indo Pureco Pratama (IPPE) Melesat 105,13 Persen, Ini Alasannya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Perusahaan industri minyak kelapa, PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) dan anak usaha, melaporkan kenaikan utang usaha menjadi Rp375,36 juta. Angka tersebut naik 105,13 persen dari akhir tahun 2021 sebesar Rp182,98 juta.

Direktur Utama IPPE, Syahmenan, mengatakan hal tersebut disebabkan adanya peningkatan pembelian atas bahan baku produksi minyak kelapa perseroan. Dia juga mencatat kenaikan utang pajak sebanyak 51 persen menjadi total Rp7,66 miliar, dari akhir 2021 sebanyak Rp5,06 miliar.

"Kenaikan utang pajak disebabkan adanya penghitungan PPh Pasal 29 yang selaras dengan kenaikan laba sebelum pajak perseroan," kata Syahmenan dalam keterangan resminya, Rabu (3/8/2022).

Kedua utang perseroan tersebut masuk dalam menambah pos liabilitas jangka pendek menjadi total Rp8,04 miliar. Hal itu membuat total kewajiban IPPE tumbuh 52 persen mencapai Rp8,17 miliar.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD