"Saham-saham ini bereaksi seolah-olah vaksin tersebut akan digunakan setelah setiap operasi kanker, dan menurut saya itu merupakan ekspektasi yang terlalu berlebihan," kata analis Leerink Partners Daina Graybosch, seperti dikutip The Wall Street Journal.
Leerink Partners kini memperkirakan potensi penjualan terapi tersebut mencapai sekitar USD1,4 miliar pada 2032, naik dari proyeksi sebelumnya yang mencapai USD1,2 miliar. (Aldo Fernando)