sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Volume Angkutan Naik, RMKO Bidik 3,6 Juta Ton di 2026

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
21/02/2026 06:15 WIB
Pada Januari 2026, RMKO mencatat volume TLS sebesar 200 ribu ton, melonjak 3,7 kali lipat dibandingkan 42,9 ribu ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Volume Angkutan Naik, RMKO Bidik 3,6 Juta Ton di 2026. (Foto: Ilustrasi)
Volume Angkutan Naik, RMKO Bidik 3,6 Juta Ton di 2026. (Foto: Ilustrasi)

Sementara itu, pada segmen jasa pertambangan, RMKO mulai menggarap tambang-tambang pihak ketiga yang sebelumnya telah menjadi pelanggan RMKE sejak 2025. Perseroan menyediakan layanan terintegrasi, mulai dari overburden (OB) removal hingga produksi batubara. RMKO juga memiliki opsi pembelian stok batubara di mulut tambang sebagai bagian dari skema kerja sama yang dijalankan.

Manajemen menilai beroperasinya hauling road serta kebijakan pemerintah daerah yang melarang penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara per 1 Januari 2026 menjadi faktor pendukung keberlanjutan volume angkutan melalui jalur khusus tersebut. Hal ini dinilai memperkuat posisi infrastruktur hauling sebagai sarana distribusi utama batubara di wilayah operasional perseroan.

Memasuki 2026, RMKO menargetkan peningkatan skala operasi melalui penguatan sinergi dengan RMKE dan optimalisasi utilisasi infrastruktur yang tersedia. Perseroan membidik volume TLS sebesar 3,6 juta ton dan volume angkutan melalui hauling road mencapai 1,8 juta ton sepanjang tahun ini.

Dengan strategi tersebut, RMKO menargetkan transisi dari fase investasi menuju fase operasional yang lebih matang, dengan fokus pada pertumbuhan volume dan peningkatan kontribusi terhadap kinerja keuangan secara berkelanjutan.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement