IDXChannel - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) mengumumkan Harry Budi Sidharta yang kini menjabat Wakil Direktur Utama perseroan, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sementara Direktur Pengembangan Usaha perseroan.
Penunjukan itu tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Timah (Persero) Tbk Nomor 06/Tbk/DK-01.2.3.4.5/2026 tanggal 23 April 2026 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Sementara Direktur Pengembangan Usaha PT Timah (Persero) Tbk.
"Perseroan dengan ini mengumumkan keterbukaan informasi terkait dengan adanya Surat Dewan Komisaris perseroan telah menunjuk Harry Budi Sidharta (Wakil Direktur Utama) sebagai Pelaksana Tugas Sementara Direktur Pengembangan Usaha sampai ditetapkan lebih lanjut pejabat definitif dalam RUPS perseroan," ujar Division Head of Corporate Secretary TINS Ruddy Nursalam dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (23/4/2026).
Dia mengungkapkan, penunjukan Harry Budi Sidharta sebagai Plt Direktur Pengembangan Usaha tidak berdampak terhadap operasi, keuangan, dan kelangsungan bisnis perseroan.
"Perseroan akan menyampaikan apabila terdapat informasi lebih lanjut, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.
Sebagai informasi, PT Timah Tbk (TINS) merombak jajaran direksi menyusul pengangkatan salah satu petingginya di entitas BUMN lain. Emiten tambang pelat merah ini memastikan Suhendra Yusuf Ratuprawira resmi tidak lagi menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha perseroan.
Keputusan tersebut seiring hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pelindo Jasa Maritim pada 20 April 2026 yang mengangkat Suhendra sebagai Direktur di perusahaan tersebut.
Dengan demikian, terhitung sejak penutupan RUPSLB Pelindo Jasa Maritim pada 20 April 2026, Suhendra tidak lagi menjabat di TINS. Hal ini juga ditegaskan melalui surat resmi yang disampaikan kepada perseroan pada 21 April 2026 terkait pemberitahuan berakhirnya masa jabatan.
Selain itu, TINS membukukan laba bersih Rp1,31 triliun sepanjang 2025, naik 10 persen dari periode sebelumnya yang sebesar Rp1,19 triliun.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga meningkat 6,14 persen menjadi sebesar Rp11,55 triliun dari 2024 yang mencapai Rp10,86 triliun.
“Pada 2025 perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun atau mencapai 119 persen dari target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2025," kata Direktur Utama Timah Restu Widiyantoro dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (23/4/2026).
(Dhera Arizona)