IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) merombak daftar konstituen IDXMESBUMN. Subindeks tersebut berisikan 17 saham syariah BUMN, BUMD, dan afiliasinya yang memiliki relatif likuiditas dan nilai kapitalisasi pasar yang besar.
BEI menambahkan tiga saham baru dalam IDXMESBUMN, yakni saham PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS).
Saham-saham itu menggantikan ketiga saham lainnya yang terdepak, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)h mendominasi bobot dalam IDXMESBUMN dengan porsi masing-masing 20 persen. Saham ANTM memiliki bobot setara dengan TLKM setelah naik dari 17,65 persen, sedangkan bobot TLKM turun dari 21,59 persen.
Kemudian di posisi ketiga ada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) memiliki bobot 17,06 persen. Dengan demikian, ketiga saham di atas memiliki bobot hingga 67 persen terhadap IDXMESBUMN.