IDXChannel - Wall Street dibuka bervariasi pada Kamis (29/1/2026), seiring investor mencermati kinerja emiten teknologi berkapitalisasi besar yang menunjukkan lonjakan belanja kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga sesuai dengan perkiraan pasar.
Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 62,50 poin atau 0,12 persen ke level 49.075,38, indeks S&P 500 menguat 9,89 poin atau 0,15 persen ke 6.988,65, sementara Nasdaq Composite turun 39,15 poin atau 0,16 persen ke 23.818,30.
Saham Microsoft anjlok 11,3 persen dan membebani Nasdaq, setelah pendapatan bisnis komputasi awannya gagal memenuhi ekspektasi. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa belanja besar di balik aliansinya dengan OpenAI belum cukup cepat berujung pada monetisasi.
Saham Salesforce turun 5,6 persen, sementara Adobe dan perusahaan keamanan cloud Datadog masing-masing melemah 3,1 persen.
Di sisi lain, saham Meta melonjak hampir 8 persen setelah raksasa media sosial itu memadukan proyeksi pendapatan yang optimistis dengan lonjakan belanja modal (capex) sebesar 73 persen tahun ini. Saham Tesla turun 1 persen meskipun perusahaan mengungkapkan rencana untuk meningkatkan belanja modalnya lebih dari dua kali lipat hingga mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
"Nama-nama besar di sektor teknologi dan laporan kinerja akan menjadi narasi utama, terutama setelah kita melewati rapat The Fed," ujar kepala analis teknikal di LPL Financial, Adam Turnquist.
Hasil terbaru dari tiga perusahaan yang tergabung dalam kelompok Magnificent Seven menunjukkan investor bersedia mengabaikan besarnya belanja AI selama mereka meyakini investasi tersebut akan menghasilkan imbal hasil yang nyata.