sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak

Market news editor Febrina Ratna Iskana
30/03/2026 22:56 WIB
Wall Street dibuka bervariasi pada perdagangan Senin (30/3/2026) waktu setempat. Hal itu dipengaruhi oleh pernyataan Trump soal serangan ke Iran.
Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak. (Foto: iNews Media Group)
Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak. (Foto: iNews Media Group)

“Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan dengan mereka, tetapi mungkin juga tidak,” kata Trump.

Menanggapi pertanyaan seorang reporter, Trump mengatakan, “Saya melihat kemungkinan kesepakatan dengan Iran, mungkin segera,” meskipun ia tidak memberikan jangka waktu spesifik.

Iran sebagian besar membantah bahwa pembicaraan langsung dengan Washington telah terjadi sejak dimulainya perang, dan menyerukan penghentian permusuhan sebelum negosiasi dapat dilakukan.

Trump kemudian pada hari Senin di layanan Truth Social-nya mengatakan AS sedang dalam "diskusi serius dengan rezim baru, dan lebih masuk akal, untuk mengakhiri Operasi Militer di Iran."

"Kemajuan besar telah dicapai, tetapi jika karena alasan apa pun kesepakatan tidak segera tercapai, yang kemungkinan besar akan terjadi, dan jika Selat Hormuz tidak segera 'dibuka untuk bisnis', kami akan mengakhiri 'kunjungan' kami yang menyenangkan di Iran dengan meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, dan Pulau Kharg mereka (dan mungkin semua pabrik desalinasi), yang sengaja belum kami 'sentuh'," tambah Trump.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 4 5 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement