sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak

Market news editor Febrina Ratna Iskana
30/03/2026 22:56 WIB
Wall Street dibuka bervariasi pada perdagangan Senin (30/3/2026) waktu setempat. Hal itu dipengaruhi oleh pernyataan Trump soal serangan ke Iran.
Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak. (Foto: iNews Media Group)
Wall Street Dibuka Bervariasi Imbas Rencana Trump Serang Iran dan Lonjakan Harga Minyak. (Foto: iNews Media Group)

“Pasar tetap sangat waspada terhadap Timur Tengah, dan pandangan konsensus masih menunjukkan bahwa konflik tersebut akan meningkat,” kata analis di Vital Knowledge dalam catatan kepada klien mereka seperti dilansir dari Investing, Senin (30/3/2026).

Lonjakan tajam harga minyak sejak pecahnya konflik di Iran pada akhir Februari telah memicu kekhawatiran akan tekanan inflasi yang kembali meningkat di berbagai negara di dunia, yang pada gilirannya dapat mendorong kenaikan suku bunga bank sentral.

Imbal hasil obligasi pemerintah telah meningkat di tengah kondisi ini, termasuk obligasi pemerintah AS, yang menekan pasar saham.

Para pedagang tidak lagi memperkirakan adanya penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) tahun ini, dibandingkan dengan ekspektasi dua kali penurunan suku bunga sebelum perang, menurut FedWatch Tool dari CME.

Data pasar tenaga kerja dan aktivitas bisnis utama akan dirilis minggu ini yang dipersingkat karena liburan, dan Ketua The  Fed Jerome Powell dijadwalkan akan berbicara pada hari ini.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement