sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah di Tengah Ketidakpastian Deeskalasi Perang Timur Tengah

Market news editor Nia Deviyana
26/03/2026 22:12 WIB
Investor masih berhati-hati terhadap perkembangan di Timur Tengah sambil mempertimbangkan kemungkinan meredanya konflik.
Wall Street Dibuka Melemah di Tengah Ketidakpastian Deeskalasi Perang Timur Tengah. Foto: AP.
Wall Street Dibuka Melemah di Tengah Ketidakpastian Deeskalasi Perang Timur Tengah. Foto: AP.

IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Kamis (26/3/2026) setelah sempat naik di sesi sebelumnya. Investor masih berhati-hati terhadap perkembangan di Timur Tengah sambil mempertimbangkan kemungkinan meredanya konflik.

Melansir Investing, Dow Jones Industrial Average turun 250,43 poin (0,54 persen) menjadi 46.179,06. S&P 500 turun 56,82 poin (0,86 persen) menjadi 6.535,08. Nasdaq Composite turun 262,81 poin (1,20 persen) menjadi 21.667,02.

Presiden Amerika Serikat (AS) AS Donald Trump mengatakan Iran sangat ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran dan mendesak Teheran agar “serius” dalam bernegosiasi.

Kantor berita Tasnim News Agency melaporkan bahwa Iran telah secara resmi menanggapi proposal 15 poin dari Amerika Serikat, mengutip sumber yang mengetahui hal tersebut. Namun, Iran sebelumnya membantah adanya negosiasi dengan AS.

Sinyal yang saling bertentangan dari kedua pihak membuat pasar gelisah, karena harapan untuk memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz masih belum pasti.

“Banyak informasi berbeda yang keluar, dan pasar mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi. Kami terus memantau harga minyak. Kami masih agak berhati-hati karena beberapa skenario terburuk tidak baik bagi ekonomi global,” kata Analis investasi utama di GuideStone, 
Jack Herr.

Saham teknologi menjadi penekan utama, dengan indeks teknologi S&P 500 turun 1,3 persen. Saham produsen chip memori mengalami penurunan, termasuk Micron Technology, SanDisk, Western Digital yang turun antara 3,3 persen hingga 4,8 persen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement