sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

INACA Desak Pemerintah Sesuaikan Tarif Penerbangan Imbas Konflik Timur Tengah

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
26/03/2026 17:19 WIB
INACA mendesak pemerintah untuk segera menyesuaikan tarif penerbangan domestik menyusul tekanan biaya operasional akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
INACA Desak Pemerintah Sesuaikan Tarif Penerbangan Imbas Konflik Timur Tengah (FOTO:iNews Media Group)
INACA Desak Pemerintah Sesuaikan Tarif Penerbangan Imbas Konflik Timur Tengah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Asosiasi maskapai penerbangan nasional, Indonesia National Air Carriers Association, mendesak pemerintah untuk segera menyesuaikan tarif penerbangan domestik menyusul tekanan biaya operasional akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, menyatakan konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran telah memicu ketidakpastian ekonomi global, yang berdampak langsung pada industri penerbangan. Kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan biaya maskapai.

“Sebagian besar biaya operasional maskapai menggunakan dolar AS, sementara pendapatan dalam rupiah. Kondisi ini semakin membebani keuangan maskapai nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).

INACA mencatat harga minyak global per Maret 2026 melonjak sekitar 57 persen, dari sebelumnya 70 dolar AS per galon menjadi 110 dolar AS per galon. Kenaikan tersebut berdampak pada harga avtur di dalam negeri yang kini berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.500 per liter, naik hingga hampir 50 persen dibandingkan 2019.

Selain itu, nilai tukar rupiah yang kini menyentuh sekitar Rp17.000 per dolar AS juga memperparah tekanan biaya, mengingat sekitar 70 persen komponen operasional maskapai menggunakan mata uang asing.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement