sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah di Tengah Lonjakan Harga Minyak dan Keputusan The Fed

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/07/2026 21:54 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/7/2026) waktu setempat.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/7/2026) waktu setempat. (Foto: AP)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/7/2026) waktu setempat. (Foto: AP)

Di Wall Street, saham Nvidia menjadi pemberat utama indeks S&P 500 setelah turun 2,6 persen. Saham pesaingnya, Advanced Micro Devices, terkoreksi 4,4 persen, sedangkan Micron Technology melemah 3,7 persen.

Saham KLA Corp juga turun 8 persen meski membukukan laba dan pendapatan kuartalan di atas perkiraan. Investor menilai ekspektasi terhadap saham tersebut sudah terlalu tinggi setelah harga sahamnya melonjak hampir 150 persen dalam enam bulan pertama tahun ini.

Sementara itu, saham Apple naik 0,3 persen dan menjadi salah satu penahan pelemahan pasar. Sejumlah analis menilai Apple menjadi pilihan alternatif di sektor teknologi karena belanja AI perusahaan tersebut lebih terbatas dibandingkan pesaingnya.

Pergerakan bursa global berlangsung beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 2 persen, sedangkan Nikkei 225 Jepang turun 1,5 persen.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) Treasury AS meningkat seiring kenaikan harga minyak. Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,63 persen dari sebelumnya 4,61 persen pada perdagangan Selasa. Kenaikan yield tersebut turut mendorong suku bunga kredit perumahan jangka panjang AS ke level tertinggi dalam hampir satu tahun.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement