Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati rilis data inflasi AS yang dijadwalkan pada Jumat pekan ini.
Dari sisi korporasi, saham Mattel melemah tajam setelah produsen mainan asal AS itu membukukan kinerja kuartalan di bawah ekspektasi, ditandai penurunan laba bersih 25 persen dan pendapatan yang sedikit di bawah proyeksi.
Kraft Heinz melaporkan penjualan organik turun 3,4 persen pada 2025 menjadi USD24,9 miliar, sementara laba per saham disesuaikan (adjusted EPS) turun 15 persen menjadi USD2,60. Perseroan membatalkan rencana spin-off dan menyiapkan tambahan investasi USD600 juta pada 2026 untuk merebut kembali pangsa pasar.
Sementara itu, Hilton menyambut 2026 dengan optimisme setelah mencatatkan kenaikan adjusted EPS sebesar 14 persen sepanjang 2025.
(Rahmat Fiansyah)