IDXChannel - Wall Street dibuka variatif dengan kecenderungan menguat tipis pada perdagangan Rabu (21/1/2026) waktu setempat seiring pelaku pasar mencermati pidato Presiden AS Donald Trump dalam ajang World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
Mengutip Investing, Dow Jones Futures naik 15 poin atau 0,1 persen, S&P 500 Futures menguat 18 poin atau 0,3 persen, sementara Nasdaq 100 Futures bertambah 40 poin atau 0,2 persen.
Pergerakan ini memangkas pelemahan yang sempat terjadi di awal sesi, di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Sehari sebelumnya, Wall Street tertekan signifikan akibat meningkatnya kembali ketegangan geopolitik dan perdagangan global.
Sentimen negatif dipicu oleh pernyataan Trump yang mengancam akan mengenakan tarif tambahan terhadap sejumlah negara Eropa jika tuntutannya terkait kepemilikan Greenland tidak dipenuhi
Fokus investor kini beralih ke pidato Trump di Davos. Dalam pernyataan awalnya, Trump lebih menekankan kondisi ekonomi Amerika Serikat dibandingkan isu sensitif Greenland.
Meski demikian, ketidakpastian tetap membayangi. Trump masih membuka peluang penerapan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap delapan negara Eropa, bahkan mengancam menaikkannya hingga 25 persen pada Juni mendatang jika tuntutannya tidak diakomodasi.
"Greenland akan menjadi tema utama hari ini dan terdapat ruang untuk deeskalasi," tulis analis ING.
Mereka menilai pertemuan langsung Trump dengan para pemimpin Uni Eropa di Davos berpotensi meredakan tensi, mengingat pendekatan tatap muka kerap menghasilkan kompromi.
Di sisi lain, investor juga bersiap menghadapi musim laporan keuangan emiten kuartalan. Netflix melaporkan kinerja kuartal Desember yang melampaui ekspektasi pasar, namun prospek kuartal pertama 2026 justru di bawah perkiraan.
Laporan kinerja tersebut muncul tak lama setelah Netflix meningkatkan tawaran senilai USD72 miliar untuk unit studio dan streaming Warner Bros Discovery, sebagai upaya memperkuat posisinya dalam persaingan akuisisi dengan Paramount Skydance.
(DESI ANGRIANI)