Meski S&P 500 ditutup turun, jumlah saham yang naik masih lebih banyak dibanding yang turun dengan rasio 1,2 banding 1.
Secara tahun berjalan 2026, S&P 500 naik sekitar 1 persen, sementara Nasdaq masih datar.
Volume perdagangan di bursa AS tergolong tinggi, yaitu 23,5 miliar saham, dibanding rata-rata 19,6 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya.
BANJIR LAPORAN LABA
Sekitar seperempat perusahaan di S&P 500 dijadwalkan melaporkan kinerja minggu ini. Analis memperkirakan pertumbuhan laba hampir 11 persen pada kuartal keempat, naik dari estimasi sekitar 9 persen di awal Januari, menurut data LSEG.
Pfizer turun 3,3 persen meski laba kuartal keempat melampaui ekspektasi. Merck naik 2,2 persen setelah laporan keuangannya.
PepsiCo melonjak 4,9 persen setelah mengumumkan penurunan harga untuk merek utama seperti Lay’s dan Doritos.
(NIA DEVIYANA)