sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS

Market news editor Febrina Ratna Iskana
02/09/2026 06:46 WIB
Wall Street mengawali September dengan ditutup melemah dan secara historis mencatatkan kinerja terburuk pada perdagangan Selasa (1/9/2026).
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS. (Foto: AP Photo)
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS. (Foto: AP Photo)

Harga Minyak Kembali Melonjak

Konflik Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang menekan sentimen pasar pada Selasa, di tengah kembali memanasnya aksi militer antara Washington dan Teheran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan serangan terhadap target-target Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), sementara media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan tersebut menghantam sebuah pabrik di Qeshm dan target-target non-militer di Hormozgan.

Menjelang akhir pekan lalu, AS dan Iran sempat mengalami kebuntuan terkait kendali atas Selat Hormuz, dan Presiden AS Donald Trump tampaknya telah mengubah strateginya dari serangan militer menjadi perang ekonomi.

Namun, aksi militer kembali terjadi pada Minggu—untuk pertama kalinya sejak bulan Juli—setelah CENTCOM melakukan apa yang mereka sebut sebagai "tindakan terbatas dan presisi" terhadap pasukan IRGC yang sedang memasang ranjau di Selat Hormuz.

Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Yordania, sementara media pemerintah Yordania secara terpisah melaporkan keberhasilan intersepsi dan penghancuran delapan rudal.

Pada Selasa, Trump menyatakan bahwa serangan terbaru tersebut merupakan respons terhadap upaya penebaran ranjau dan serangan terhadap pangkalan militer di Yordania.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement