sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS

Market news editor Febrina Ratna Iskana
02/09/2026 06:46 WIB
Wall Street mengawali September dengan ditutup melemah dan secara historis mencatatkan kinerja terburuk pada perdagangan Selasa (1/9/2026).
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS. (Foto: AP Photo)
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Kenaikan Harga Minyak dan Imbal Hasil Obligasi AS. (Foto: AP Photo)

"Jika negara Iran yang gagal itu membalas serangan yang sangat sah ini, mereka akan dihantam kembali dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat dan pada tingkat yang lebih tinggi; namun, itu bukanlah serangan terbesar—serangan terbesar masih menanti, dan begitu itu terjadi, hanya akan tersisa sedikit saja dari Republik Islam Iran!" ujar Presiden AS tersebut melalui platform Truth Social miliknya.

Harga minyak sempat naik pada Senin dan melanjutkan lonjakan tajamnya pada Selasa menyusul serangan baru AS tersebut. Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman November—yang menjadi acuan global—terakhir tercatat naik 7,9 persen menjadi USD95,36 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober melonjak 5,9 persen menjadi USD90,85 per barel, menembus angka USD90 untuk pertama kalinya sejak 11 Juni.

Aksi Jual di Pasar Obligasi

Di luar Timur Tengah, aksi jual obligasi yang memicu kenaikan imbal hasil (yield) Treasury AS dan pasar obligasi utama lainnya semakin intensif pada Selasa, didorong oleh kekhawatiran yang meningkat mengenai inflasi dan utang fiskal.

Imbal hasil obligasi acuan AS tenor 10 tahun mencapai level tertinggi sejak November 2023, sementara imbal hasil tenor 2 tahun mencapai level tertinggi sejak Juli 2024.

Di berbagai belahan dunia, imbal hasil obligasi Jepang tenor 10 tahun menembus angka 3 persen untuk pertama kalinya sejak Agustus 1996, imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun mencapai level tertinggi sejak Maret 2011, dan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (gilt) tenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Juli 2007.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement