sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Menghijau Imbas Meredanya Kekhawatiran Tarif Trump Soal Greenland

Market news editor Rahmat Fiansyah
23/01/2026 06:20 WIB
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (22/1/2026) waktu setempat, didorong meredanya kekhawatiran tarif.
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (22/1/2026) waktu setempat, didorong meredanya kekhawatiran tarif. (Foto: AP)
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (22/1/2026) waktu setempat, didorong meredanya kekhawatiran tarif. (Foto: AP)

Dow Jones Industrial Average naik 306,78 poin atau 0,63 persen ke level USD49.384,01. S&P 500 menguat 37,73 poin atau 0,55 persen ke posisi USD6.913,35, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 211,20 poin atau 0,91 persen menjadi USD23.436,02.

Musim laporan keuangan juga mulai memanas dan menjadi ujian bagi sentimen pasar. Seluruh saham kelompok “Magnificent Seven” ditutup menguat, dipimpin Meta Platforms yang melonjak 5,7 persen dan Tesla yang naik 4,2 persen.

Di sektor korporasi, saham Procter & Gamble menguat 2,6 persen setelah merilis kinerja kuartalan. Intel naik tipis 0,1 persen, sementara Abbott Laboratories anjlok 10 persen, menjadi penurunan harian terdalam sejak 2002 akibat proyeksi laba yang lebih lemah.

Sementara itu, saham GE Aerospace melemah 7,4 persen meski membukukan proyeksi laba tahunan di atas ekspektasi. McCormick juga turun 8,1 persen seiring proyeksi laba 2026 yang tertekan kenaikan biaya, termasuk dampak tarif.

Dari sisi data ekonomi, belanja konsumen AS tercatat tumbuh solid pada Oktober dan November. Klaim awal pengangguran juga naik lebih rendah dari perkiraan, sementara ekonomi AS tumbuh 4,4 persen pada kuartal III-2025, memperkuat optimisme pasar terhadap prospek ekonomi.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement