sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Mixed di Tengah Data Ekonomi AS yang Lemah

Market news editor Febrina Ratna Iskana
11/02/2026 06:43 WIB
Wall Street berakhir mixed pada Selasa (10/2/2026) dengan Dow Jones menyentuh rekor baru. Salah satu faktornya investor mencermati laporan ekonomi yang melemah.
Wall Street Ditutup Mixed di Tengah Data Ekonomi AS yang Lemah. (Foto: AP Photo)
Wall Street Ditutup Mixed di Tengah Data Ekonomi AS yang Lemah. (Foto: AP Photo)

Lebih lanjut, O’Rourke mengatakan laporan penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan memicu reli di pasar obligasi, dan imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun telah turun ke level terendah dalam empat minggu.

Laporan Keuangan: Coca-Cola Meleset, Spotify Melonjak

Selain data ekonomi, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada musim laporan keuangan triwulanan, dengan hasil yang datang dari perusahaan seperti Coca-Cola (NYSE:KO), Spotify (NYSE:SPOT), Marriott (NASDAQ:MAR), dan Hasbro (NASDAQ:HAS) menjelang pembukaan pasar.

Tren keseluruhan dalam pendapatan kuartal keempat positif, tetapi pasar menjadi lebih selektif. Pasar secara aktif memberi penghargaan kepada perusahaan yang memberikan hasil yang solid sambil menghukum perusahaan dengan kinerja buruk atau panduan masa depan yang lemah.

Saham Coca-Cola termasuk di antara saham yang mengalami penurunan persentase terbesar di Dow Jones, setelah perusahaan minuman ringan terbesar di dunia ini melaporkan pendapatan triwulanan yang meleset menjelang transisi CEO.

Di sisi lain, saham Spotify melonjak. Platform streaming musik terbesar di dunia ini dengan mudah melampaui ekspektasi pendapatan berkat pertumbuhan pengguna yang kuat.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement