sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Lesu karena Investor Cermati Data Inflasi dan Perkembangan Timur Tengah

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
28/05/2026 21:45 WIB
Indeks utama Wall Street tak lagi mencetak rekor tertinggi pada pembukaan perdagangan Kamis (28/5/2026), waktu setempat.
Wall Street Lesu karena Investor Cermati Data Inflasi dan Perkembangan Timur Tengah. (Foto Istimewa)
Wall Street Lesu karena Investor Cermati Data Inflasi dan Perkembangan Timur Tengah. (Foto Istimewa)

Data menunjukkan inflasi AS meningkat dengan laju tercepat dalam tiga tahun pada April, didorong oleh harga energi yang lebih tinggi di tengah perang Iran.

"Angkanya tidak seburuk yang dikhawatirkan. Itu sedikit meredam beberapa ekspektasi kenaikan suku bunga," kata Ahli Strategi Investasi Global Senior di Edward Jones, Angelo Kourkafas.

"Sebagian besar fokus masih akan tertuju pada negosiasi Iran dan tren AI, dan kedua hal inilah yang akan mendorong narasi untuk pasar saham," kata dia.

Kepercayaan yang diperbarui pada AI dan momentum pertumbuhan laba telah menopang reli baru-baru ini, dengan ketiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi pada hari Rabu.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement