Sejalan dengan itu, perseroan mencatatkan laba bruto Rp1,58 triliun atau naik sekitar 12 persen dibandingkan dengan tahun 2024 yaitu Rp1,41 triliun.
Perseroan juga mencatatkan Gross Profit Margin sebesar 18 persen pada 2025, membaik dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 13 persen.
"Peningkatan laba bruto itu berhasil diraih Waskita berkat strategi efisiensi operasional proyek yang dijalankan. Tidak hanya di induk perusahaan tapi juga pada anak usaha," ujarnya.
Secara keseluruhan, perseroan berhasil menurunkan liabilitas sebanyak Rp2,21 triliun di antaranya percepatan divestasi jalan tol dan optimalisasi aset.
Pada Desember 2025, Waskita lewat anak usahanya PT Waskita Karya Realty (WKR) resmi mendivestasikan 20 persen saham PT Waskita Modern Realty (WMR).
(DESI ANGRIANI)