"Keberhasilan penerbitan Samurai Bond ini adalah pengakuan internasional terhadap fundamental bisnis WEAVE, disiplin pengelolaan keuangan, dan tata kelola perusahaan yang baik. Pendanaan ini memperkuat struktur permodalan Perseroan sekaligus memperluas akses kami terhadap sumber pembiayaan global," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).
Dia menambahkan, dukungan investor internasional akan mempercepat pembangunan jaringan fixed broadband nasional agar semakin banyak masyarakat Indonesia menikmati layanan internet berkecepatan tinggi dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau.
JCR menetapkan rating BBB+ kepada WEAVE secara mandiri (standalone), tanpa jaminan maupun penguatan kredit dari induk usaha atau pihak ketiga. Peringkat BBB+ adalah kategori investment grade yang menunjukkan kemampuan kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan. Penilaian tersebut didukung fundamental bisnis yang sehat, struktur permodalan yang solid, arus kas berkelanjutan, disiplin keuangan, serta penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) sesuai standar investor institusional Jepang.
Menurut Hendrik, bagi investor Jepang yang dikenal selektif dan konservatif, keberhasilan transaksi ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kredibilitas perusahaan, kualitas manajemen, transparansi, dan prospek pertumbuhan jangka panjang WEAVE.
Sementara itu, President and CEO NTT East Corporation Naoki Shibutani mengatakan keberhasilan penerbitan Samurai Bond menunjukkan model pendanaan baru yang menghubungkan pasar modal Jepang dengan perusahaan-perusahaan bertumbuh di Indonesia. Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan informasi, mengurangi kesenjangan digital, serta mendukung pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.