sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

4 Tujuan dari Pengusaha Usaha Rintisan, Motivasi di Balik Pendirian Startup

Milenomic editor Kurnia Nadya
23/09/2024 15:42 WIB
Pengusaha mendirikan usaha rintisan atau startup salah satunya untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan solusi dari produk buatannya.
4 Tujuan dari Pengusaha Usaha Rintisan, Motivasi di Balik Pendirian Startup. (Foto: Freepik)
4 Tujuan dari Pengusaha Usaha Rintisan, Motivasi di Balik Pendirian Startup. (Foto: Freepik)

IDXChannel—Apa tujuan dari pengusaha usaha rintisan? Pengusaha mendirikan usaha rintisan atau startup salah satunya untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan solusi yang ditawarkan oleh perusahaannya. 

Sebagai contoh, GoJek dan startup ride hailing serupa didirikan untuk menjawab masalah tarif ojek yang sebelumnya tidak memiliki patokan yang tetap, juga untuk menyediakan solusi pengiriman paket yang sebelumnya terbatas. 

Startup atau perusahaan rintisan adalah perusahaan baru—biasanya di bidang teknologi digital—yang sedang berada dalam tahap pengembangan atau perintisan. Startup biasanya memanfaatkan teknologi untuk menciptakan inovasi dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Meskipun demikian, tidak semua perusahaan startup bergerak di bidang teknologi sepenuhnya. Sebagai contoh, brand Kopi Kenangan, Fore Coffee, dan Hangry yang bergerak di bidang food and beverage.

Melansir Alpha JWC Venture Capital (23/9), berikut ini adalah tujuan pengusaha usaha rintisan mendirikan usahanya: 

1. Memecahkan Masalah 

Startup biasanya didirikan dengan tujuan untuk mengisi kekosongan tertentu di pasar, menawarkan solusi untuk memecahkan masalah yang sebelumnya tidak terpenuhi oleh usaha-usaha yang sudah ada. 

Startup mengembangkan produk sesuai dengan ceruk kebutuhan masyarakat yang belum pernah dijamah oleh usaha lain. Usaha rintisan cenderung cepat beradaptasi dan terus memperbaiki layanan sesuai feedback dari penggunanya.

2. Mengubah Dunia 

Pendiri startup juga ingin mengubah dunia dengan solusi yang dibuatnya. Usaha rintisan tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tapi juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat. 

Sekaligus memperkenalkan produk dan layanan yang dapat mengubah dunia. Solusi yang ditawarkan diharapkan dapat relevan dengan kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan kehidupan penggunanya.

Sebagai contoh, sejak layanan ride hailing pertama kali muncul, masyarakat jadi semakin mudah berpergian ke mana-mana dengan moda transportasi yang lebih nyaman dibanding transportasi umum. 

3. Menciptakan Sesuatu yang Berkelanjutan 

Pendiri starup juga menargetkan usahanya memiliki nilai berkelanjutan atau sustainable dalam jangka panjang. Mereka berharap produk yang dibuatnya dapat terus berkembang menyesuaikan kebutuhan pasar. 

Selain menghasilkan keuntungan, para founder startup juga berharap usahanya terus berjalan hingga masa mendatang. Amazon adalah salah satu contoh startup yang sukses menyediakan ekosistem belanja online yang bertahan hingga hari ini.

4. Menciptakan Produk untuk Masyarakat 

Pendiri usaha rintisan membangun bisnisnya untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi layanan dan produk dengan memanfaatkan teknologi. Oleh sebab itu pendiri startup harus mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. 

Sebagai contoh, startup e-Fishery yang menjawab kebutuhan pemberian pakan secara otomatis dan remote (jarak jauh) untuk pembudidaya perikanan. Inovasi semacam ini dibutuhkan oleh pembudidaya untuk mempermudah pemeliharaan ikan.

Contoh lain, HaloDoc yang menyediakan layanan konsultasi medis secara online dan pembelian obat secara online. Demikian pula dengan startup Mekari yang menyediakan perangkat lunak untuk kebutuhan akuntansi dan sumber daya manusia. 

Itulah beberapa tujuan dari pengusaha usaha rintisan. 

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement