sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

5 Pantangan saat Imlek untuk Menghindari Kesialan dan Menjaga Keberuntungan

Milenomic editor Annastasya Rizqa
04/02/2026 14:27 WIB
Dalam budaya China, ada banyak kepercayaan dan tradisi yang umum dilakukan masyarakat China untuk mendapatkan keberuntungan.
5 Pantangan saat Imlek untuk Menghindari Kesialan dan Menjaga Keberuntungan. (Foto: Istimewa)
5 Pantangan saat Imlek untuk Menghindari Kesialan dan Menjaga Keberuntungan. (Foto: Istimewa)

3. Memecahkan Pecah Belah

Memecahkan piring, gelas, atau barang lainnya dipercaya sebagai pertanda buruk karena melambangkan perpecahan atau kesialan. Oleh karena itu, orang-orang biasanya lebih berhati-hati saat menggunakan barang pecah belah selama perayaan Imlek.

Jika tak sengaja memecahkan barang, masyarakat China biasanya segera membungkus pecahan barang dengan kain merah, lalu dibuang setelah perayaan tahun baru. 

4. Dilarang Menggunakan Benda Tajam

Penggunaan benda tajam juga dilarang saat perayaan Imlek. Saat perayaan tahun baru China ini, masyarakat melakukan tradisi untuk menghindari penggunaan benda tajam. Mereka percaya benda tajam pada umumnya akan memotong aliran kekayaan dan kesuksesan.

5. Tidak Menagih Utang 

Masyarakat China juga tidak menagih utang saat perayaan Imlek. Kebiasaan ini menunjukkan sikap saling mengerti dan membiarkan semua pihak untuk merayakan tahun baru tanpa rasa was-was. 

Masyarakat China percaya jika kita mendatangi rumah orang saat Imlek dengan tujuan menagih utang, maka kita akan membawa kesialan untuk kedua belah pihak. Saat Imlek, mereka juga pantang meminjam uang. 

Dipercaya jika kita meminjam uang saat Imlek, dapat berujung pada terus menerus meminjam uang sepanjang tahun.

Selain kelima pantangan ini, pantangan lain yang umum diyakini untuk dihindari saat Imlek adalah berkunjung ke rumah istri saat tahun baru, bertengkar dan menangis, meminum obat, dan tidak memberi berkat saat si penerima masih berbaring di kasur. 

Itulah 5 pantangan saat Imlek yang harus dihindari.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement