Sementara itu, untuk KUR Kecil, limit pinjaman yang bisa diajukan mulai dari lebih dari Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta. Tenor yang diberikan berkisar antara 4 hingga 5 tahun.
Namun, untuk KUR Kecil, BNI mewajibkan adanya agunan berupa surat tanah dan bangunan, atau surat kepemilikan kendaraan, sesuai dengan hasil analisis bank.
Baik untuk KUR Mikro maupun KUR Kecil, suku bunga yang dikenakan oleh BNI adalah 6 persen efektif per tahun, memberikan kesempatan yang lebih ringan bagi para pengusaha UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Syarat Pengajuan KUR BNI 2024
Bagi masyarakat yang ingin mengajukan KUR di BNI, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain:
- Pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), baik individu maupun badan usaha UMKM.
- Pelaku usaha yang produktif atau pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), namun belum memiliki agunan yang cukup.
- Memiliki riwayat kredit yang lancar di bank.
- Memiliki pengalaman usaha minimal 6 bulan.
- Usia minimal 21 tahun, atau sudah menikah meski belum berusia 21 tahun.
- Tidak sedang memiliki kredit produktif lainnya, kecuali KUR, dan kredit program dari pemerintah.
- KUR tetap bisa diajukan meskipun pemohon sedang memiliki Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), selama dalam kondisi lancar.
Dokumen Pengajuan KUR BNI 2024
Selain memenuhi syarat umum, calon pemohon juga diwajibkan untuk menyiapkan sejumlah dokumen berikut saat mengajukan KUR: