IDXChannel—Saat Hari Raya Idulfitri, anak-anak dalam suatu keluarga besar umumnya akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) atau ‘salam tempel’ dari orang-orang dewasa yang sudah bekerja.
Uang THR ini dapat menjadi sarana yang baik untuk mengajarkan literasi finansial kepada anak sejak dini. Selain itu, juga menjadi peluang bagi orang tua untuk mengelola agar uang tersebut tidak habis seketika untuk hal-hal konsumtif.
Melansir Media Keuangan Kementerian Keuangan (11/3/2026), berikut ini adalah tips mengelola uang THR anak dengan bijak.
5 Tips Mengelola THR Anak dengan Bijak
1. Ajarkan Konsep Uang
Anak-anak usia sekitar empat tahun sudah mulai memahami konsep dasar uang. Orang tua bisa mengenalkan empat hal penting dalam pengelolaan keuangan, yaitu pemasukan, pengeluaran, menabung, dan berbagi.
Selain itu, ajarkan anak mengenali berbagai pecahan uang serta nilai yang terkandung di dalamnya. Pemahaman ini dapat membantu anak membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Apalagi, biasanya anak-anak menerima uang THR dalam pecahan kecil. Jenis pecahan yang diterima anak dapat menjadi peluang untuk mengajarkan pecahan uang dan bagaimana fungsinya dalam transaksi jual beli.
2. Buka Tabungan
THR bisa menjadi momen yang tepat untuk membuka rekening tabungan anak. Dengan memiliki tabungan sendiri, anak dapat belajar menyisihkan uang serta memahami pentingnya menabung untuk kebutuhan di masa depan.
Selain sebagai sarana edukasi keuangan, tabungan juga dapat membantu orang tua menyiapkan dana untuk kebutuhan anak di kemudian hari.
Anak juga otomatis dapat belajar dan mengalami delayed gratification—menunda kesenangan dengan menabung dulu sebelum menyenangkan diri sendiri dengan membeli barang-barang yang diinginkan.
3. Ajak Anak dalam Keputusan Keuangan
Agar anak merasa memiliki tanggung jawab terhadap uangnya, libatkan mereka saat membuat keputusan keuangan. Misalnya, dengan berdiskusi mengenai berapa uang yang akan ditabung, digunakan untuk membeli sesuatu, atau disisihkan untuk berbagi.
Anda sebagai orang tua juga dapat mengajari anak tentang konsekuensi pengeluaran uang, apa konsekuensinya jika dia terlalu boros mengeluarkan uang, dan sebagainya.
4. Ajarkan Konsep Berbagi
Selain menabung dan berbelanja, anak juga perlu dikenalkan pada nilai berbagi kepada sesama. Orang tua dapat mengajarkan konsep seperti sedekah, infak, atau donasi kepada orang yang membutuhkan.
Dengan membiasakan berbagi sejak kecil, anak akan belajar menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
5. Pertimbangkan investasi
Jika jumlah THR yang diterima anak cukup besar, sebagian dana dapat dialokasikan untuk investasi sederhana. Seperti emas, reksa dana, atau deposito.
Namun, sebelum memulai investasi, orang tua perlu memahami instrumen yang dipilih beserta risikonya agar keputusan yang diambil tetap sesuai dengan kondisi keuangan keluarga. Oleh sebab uang yang diinvestasikan adalah milik anak, dianjurkan agar memilih instrumen yang minim risiko.
Itulah beberapa tips mengelola THR anak dengan bijak yang dapat dipertimbangkan oleh para orang tua.
(Nadya Kurnia)