AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27922.34
-0.38%
-107.23
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Pentingkah Rencana Waris Diterapkan Sejak Dini? Begini Penjelasan Perencana Keuangan

MILENOMIC
Winda Destiana
Senin, 08 November 2021 14:34 WIB
Rencana waris atau Estate Planning rupanya perlu disiapkan dengan baik. Pasalnya jika tidak, hal tersebut akan menjadi polemik di kemudian hari. 
Ilustrasi Warisan
Ilustrasi Warisan

IDXChannel -  Rencana waris atau Estate Planning rupanya perlu disiapkan dengan baik. Pasalnya jika tidak, hal tersebut akan menjadi polemik di kemudian hari. 

Menurut Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan di Indonesia sendiri sudah banyak kasus karena perebutan warisan orang tua. Bahkan, tidak sedikit perselisihan tersebut mencapai ke ranah hukum. 

"Jadi kalau ditanya seberapa penting rencana waris, ya saya jawab penting sekali. Terlalu banyak konflik yang muncul diantara ahli waris," kata dia kepada IDXChannel Senin (8/11/2021). 

Menurut Andy, tidak matangnya rencana waris dapat menimbulkan perselisihan diantara anggota keluarga. Untuk itu setiap ahli waris maupun seseorang yang akan memberikan warisan harus paham dulu hukum yang ditetapkan di Indonesia. 

"Kan ada hukum negara, agama dan adat. Jadi ada baiknya semua itu didiskusikan, dan pilih yang paling sesuai," tambah Andy. 

Dijelaskan lebih lanjut olehnya, hal yang perlu disiapkan dalam membuat rencana waris adalah pemahaman dari masing-masing. Katakan kepada orang tua bahwa merencanakan ahli waris penting agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari. 

"Ketika membaginya, mau dibagi ke siapa, mau pakai hukum yang mana, pembagiannya juga harus jelas. Hukum agama menurut saa yang berlaku lebih ke Islam. Dimana laki-laki menerima lebih banyak warisan ketimbang perempuan. Juga lakukan diskusi tersebut dengan seluruh anggota keluarga agar tidak terjadi salah paham di kemudian hari," tutup Andy. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD