IDXChannel – Scam adalah sebuah istilah yang sudah tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Kejahatan siber yang satu ini patut Anda waspadai.
Apalagi, di zaman yang serba digital seperti saat ini. Kejahatan scam banyak terjadi. Berdasarkan laporan eConsumer.gov, tercatat sebanyak 7.149 laporan sepanjang 2022 dengan total kerugian mencapai USD52,68 juta atau sekitar Rp791 miliar. Oleh karena itu, Anda perlu mewaspadai kejahatan scam ini.
Agar Anda bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan ini, IDXChannel merangkum penjelasan mengenai definisi scam, jenis, dan ciri-cirinya sebagai berikut.
Apa itu Scam?
Scam adalah sebuah sebuah upaya penipuan untuk mendapatkan uang atau benda berharga lainnya dari korban. Kejahatan ini umumnya dilakukan oleh kelompok, individu, bahkan perusahaan yang terlibat jaringan penipuan. Istilah lain untuk penipuan ini adalah “Phising” yang berasal dari kata “Fishing”.
“Fishing” ini berasal dari bahasa Inggris yang artinya “Memancing”. Dengan demikian, sesuai namanya, penipuan modus ini menggunakan cara untuk memancing nasabahnya melalui surat elektronik (Email) yang mengatasnamakan bank tertentu.
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi internet, kejahatan Scam pun semakin meningkat. Pelaku yang disebut Scammer biasanya melancarkan aksinya dengan memanfaatkan internet salah satunya adalah menggunakan website palsu. Cara ini dilakukan untuk mencuri informasi pribadi dan menyalahgunakannya untuk mendapatkan keuntungan finansial.
Tak sedikit masyarakat terutama mereka yang aktif di media sosial terjebak dengan modus penipuan yang satu ini. Tanpa disadari, sebagian dari kita lengah hingga akhirnya memberikan celah bagi scammer celah untuk untuk melancarkan aksinya. Ada berbagai jenis scam antara lain phising, action fraud, catfish, donation scam, cold call scam, chainmail, online survey scam, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Apa Ciri-ciri Scam?
Agar Anda lebih berhati-hati, Anda perlu mengenal ciri-ciri scam. Beberapa ciri scam antara lain sebagai berikut.
- Kerap mengaku dari pihak berwenang atau organisasi yang Anda kenali.
- Memberikan informasi mengenai hadiah atau bisa juga masalah.
- Menuntut sebuah tindakan yang segera atau secepat mungkin sehingga tidak memberi waktu bagi korban untuk berpikir logis.
- Memberi iming-iming reward atau hadiah yang tidak masuk akal.
- Memberi instruksi untuk melakukan pembayaran.
Bagaimana Cara Menghindari Scam?
Setelah Anda mengetahui apa itu scam dan ciri-cirinya, selanjutnya Anda perlu mengetahui bagaimana cara untuk menghindari scam tersebut.