Berdasarkan riset terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas pada studi Sun Life tersebut, tercatat sebanyak 23 persen responden terpaksa menguras dana tabungan (makan tabungan) demi memenuhi kebutuhan hidup.
Sementara itu, 26 persen lainnya memilih memangkas atau menunda pengeluaran nonprioritas. Fenomena pengetatan ikat pinggang ini mulai berdampak sistemik pada sektor riil.
Pelaku usaha, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri ritel, kini dituntut memutar otak akibat terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat.
Para pelaku usaha dipaksa lebih adaptif dalam mengatur ulang strategi harga, program promosi, dan menjaga perputaran arus kas (cash flow) agar bisnis tetap bertahan di tengah pelemahan daya beli.
Indikator ketahanan finansial responden menunjukkan bahwa 45 persen mampu bertahan hidup lebih dari enam bulan jika mendadak kehilangan penghasilan dan 68 persen optimis dan percaya diri mampu mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka.